Seluma Tiadakan Salat Idul Fitri

Seluma – Kabupaten Seluma menjadi zona merah pasca dua orang warga dinyatakan positif Covid-19, pada (9/5/2020) kemarin. Sebelumnya sejak masih zona hijau dan pandemi Covid-19 melanda, seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang termasuk ibadah salat tarawih dan salat idul fitri diimbau untuk tidak dilaksanakan di masjid.

Bupati Seluma Bundra Jaya (11/5/2020) kembali menegaskan untuk tidak melaksanakan kegiatan salat ied, saat hari raya idul fitri mendatang. Ini untuk mencegah penularan, ditambah lagi Seluma sudah menjadi zona merah.

“Kegiatan ibadah berjemaah seperti salat tarawih, dan kedepan salat idul fitri ditiadakan dulu. Kami imbau untuk tidak melaksanakan kegiatan tersebut di masjid” jelas Bundra.

Tak hanya itu kegiatan lain yang menimbulkan keramaian massa juga dipastikan tidak akan dilaksanakan, dan akan dibubarkan bila masih dilangsungkan.

“Sudah saya minta bantuan Polres, dan Satpol PP juga saya minta untuk membubarkan bila masih ada yang berkerumum. Karena ini situasinya sudah pandemi, apalagi Seluma sudah zona merah sekarang” jelas Bundra.

Bundra mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, agar terhindar dari penularan.

“Pakai masker kalau sedang berada di luar rumah, jangan berkerumun. Cucilah tangan menggunakan air mengalir dan sabun, kita doakan sama sama Pandemi ini segera berakhir” jelasnya.

Post Author: suaralangit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *